Setelah berada di Arafah, jamaah haji Indonesia akan ditujukan ke maktab-maktab (tenda) yang telah disiapkan. Setiap tenda akan diisi oleh sekitar 2.900 jemaah.
Subhan menjelaskan bahwa terdapat 21 bus yang akan digunakan di setiap maktab untuk mengangkut jemaah dari hotel masing-masing menuju Arafah. Setiap bus dapat mengangkut sekitar 45 jemaah. "Insyaallah setiap maktab akan dapat diselesaikan dalam tiga setengah kali putaran penjemputan," kata Subhan.
Selanjutnya, setelah berada di Arafah, pergerakan dilanjutkan ke Muzdalifah setelah jemaah menjalani ibadah wukuf. Pada fase ini, jumlah bus yang digunakan per maktab dikurangi menjadi sembilan bus dari sebelumnya 21 bus.
Pengurangan jumlah bus tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan. Proses penjemputan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah diperkirakan akan memakan waktu tujuh hingga delapan putaran.
Kabid Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Harun Al Rasyid, menyatakan bahwa petugas haji yang ditempatkan di Arafah langsung menempati sektor-sektor yang telah ditetapkan.