Cerita Coffee Warriors, Kopi Bentuk Sikap Nasionalisme Indonesia

Faieq Hidayat
Diplomasi kopi dan Coffee Warriors. (Foto ilustrasi/istimewa).

Penggiat diplomasi kopi ini menyatakan, program diplomasi kopi telah dimasukkan mulai dua tahun yang lalu ke dalam tugas sebuah Tim di Kementerian Luar Negeri (Kemlu). 

Tim Percepatan dan Pemulihan Ekonomi (TPPE) dinilai sangat penting mengingat merebaknya Covid-19. Tidak sekedar bertugas melakukan promosi ke luar namun Kemlu telah memasukkan pelajaran kopi dalam kurikulum Diklat Kemlu. 

Para diplomat dalam diskusi Forum Strategis Arah Bangsa (FOSTRAB) di Digra Coffee & Eatery, Jakarta Selatan. (Foto Fostrab).

Sementara itu, Diplomat Ahli Utama Kemlu Prayono Atiyanto menambahkan, bahwa sudah saatnya segenap elemen bangsa memikirkan tentang KOPI bukan Coffee. ”KOPI itu bentuk sikap nasionalisme, meskipun Indonesia memiliki keberagaman jenis dan nama kopi dari masing-masing daerah," ujar mantan Dubes RI di Azerbaijan ini.

Ia menambahkan, para diplomat yang belajar dan mendalami kopi adalah coffee warriors. Alasannya adalah bahwa sebagaimana marwah diplomat, diplomat itu mempromosikan dan ”berjualan”. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Kuliner
5 hari lalu

Indonesia Jadi Raja Kopi Dunia, Punya Hampir Setengah Juta Kedai Kalahkan Banyak Negara

Internasional
5 hari lalu

Dubes Sudan Ungkap Negaranya Diacak-acak Asing karena Kaya Sumber Daya Alam

Nasional
6 hari lalu

Ketum PBNU Beri Pesan ke Prabowo agar Tak Terbawa Arus Rugikan Palestina 

Kuliner
13 hari lalu

Tren Home Brewing Makin Diminati,  Ritual Ngopi Lebih Hemat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal