Cawapres Ma'ruf Amin: Jokowi Tidak Pernah Kriminalisasi Ulama

Aditya Pratama
Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin menepis tudingan sejumlah kalangan yang menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla kerap melakukan kriminalisasi ulama. Tuduhan itu dianggap tendensius dan tak berdasar.

Ma’ruf menegaskan, tidak pernah ada kriminalisasi ulama yang dilakukan Jokowi. Penegakan hukum dilakukan tanpa tebang pilih.

"Saya sejak lama menegaskan tidak ada kriminalisasi ulama. Kalau sifatnya itu penegakkan hukum, diduga misalnya melakukan pelanggaran hukum, itu bukan hanya ulama, yang lain-lain juga," ujar Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo nomor 12, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2018).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menyebutkan jika ada ulama yang dilaporkan karena ada dugaan pelanggaran hukum, ujaran kebencian, atau melanggar pidana tertentu maka harus tetap diproses secara hukum.

"Dan proses itu bukan oleh Pak Jokowi, (tapi) oleh peneggak hukum. Itu sudah dalam negara hukum seperti itu. Tapi karena memang misalnya yang diadukan itu ulama kemudian dikatakan sebagai kriminalisasi ulama. Itu proses biasa dan kalau ternyata tdak bersalah tentu tidak akan dihukum bahkan dibebaskan," ucapnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Buletin
2 hari lalu

Dubes Iran Temui Jokowi, Bahas Perdamaian dan Sampaikan Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Nasional
2 hari lalu

Rismon Sianipar Selangkah Lagi Dapat SP3, Seluruh Pihak Sepakat Damai

Nasional
2 hari lalu

Dubes Iran Boroujerdi Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

Nasional
4 hari lalu

Syarat Rismon Sianipar Dapat Restorative Justice: Tarik Buku Jokowi's White Paper

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal