Selain itu, Hutama Karya juga menyiapkan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan di STA 71+200 pada sisi Jalur A dan Jalur B, termasuk pemenuhan utilitas pendukung seperti listrik dan air bersih agar layanan dapat berjalan optimal selama periode operasional fungsional.
Kesiapan juga dilakukan melalui pemenuhan perangkat transaksi dan integrasi sistem di barrier gate temporary, dukungan petugas untuk mengantisipasi potensi gangguan teknis, serta penyiagaan kendaraan operasional dan personel yang kompeten untuk mendukung layanan jalan tol dan penanganan kondisi darurat.
Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 Palembang–Rengas dan Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera dengan panjang total 54,5 kilometer. Proyek ini memiliki dua Gerbang Tol, yaitu Gerbang Tol Rengas dan Gerbang Tol Pangkalan Balai, serta mencakup pekerjaan jalan utama, simpang susun, dan struktur utama berupa Jembatan Musi V sepanjang 1.684 meter.
"Kehadiran jalan tol ini diharapkan memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan efisiensi waktu tempuh dari yang semula 3-4 jam menjadi hanya 1 jam saja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatra Selatan dan sekitarnya," tutup Mardiansyah.