Capres Cawapres Ideal Dinilai Punya Jam Terbang di Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif

Agung Bakti Sarasa
Diskusi Panel Lingkar Wawasan bertajuk 'Nepotisme dan Tantangan Demokrasi Bangsa' di Gelanggang Generasi Muda, Kota Bandung. Sabtu (18/11/2023). (Foto: iNews/Agung Bakti Sarasa)

"Dari seorang anak tukang becak dengan anak jenderal, artinya dia mampu menjaga bangsa ini baik dalam hak pendidikan, hak kesehatan dan mempunyai kapabilitas dalam memimpin," ucapnya.

"Karena kita sudah lama tidak melihat sosok pemimpin yang mampu secara keseluruhan menyetarakan pendidikan, kesehatan anak-anak bangsa," katanya lagi.

Untuk menjadi seorang capres cawapres, kata Ariel, bekal pengalaman itu penting karena menjadi tolak ukur seseorang akan mampu atau tidak menjadi sosok seorang pemimpin. 

"Ketika dia punya pengalaman, lalu kita bisa melihat track record bagaimana dia memimpin itu menjadi penting," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Rancang Aturan Pilpres Tak Diikuti Terlalu Banyak Capres: Jangan Sampai Kayak Kongres

57 tahun lalu

Gubernur Lemhannas Tutup P3N 27, Beberkan 5 Pesan Penting bagi Calon Pemimpin Nasional

57 tahun lalu

Pramono Sindir Kelemahan Bangsa karena Ego Pemimpin, Janji Lanjutkan Program Terdahulu

57 tahun lalu

Kardinal Suharyo Kutip Pesan Paus Leo XIV soal Pemimpin Maklumi Perang: Doa Tak Akan Didengar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal