Calon Kepala Daerah PDIP Wajib Baca Buku Di Bawah Bendera Revolusi hingga Sarinah

Rakhmatulloh
Megawati Soekarnoputri (Foto: Istimewa)

"Saya bilang ke dia kamu carilah ke perpustakaan, dengan sinis dia bilang bahwa dia (Bung Karno) itu hanya orang biasa yang sebetulnya kebetulan sebagai presiden pertama. Saya bilang ke dia, itu namanya bodoh kalau kamu mau jadi pintar baca dulu perjuangan dia apa. Itu fakta sejarah," ujarnya.

Soal buku Sarinah misalnya, Megawati meminta para calon kepala daerah perempuan membaca buku itu agar pikiran mereka terbuka. Sedangkan bagi calon kepala daerah laki-laki, buku Sarinah bisa mengingatkan kodratnya untuk melindungi perempuan dan anak-anak.

"Buku ini juga bisa mengilhami calon pemimpin untuk menyelesaikan KDRT dan isu stunting terhadap anak-anak," tuturnya.

Selain itu, Megawati juga menyorongkan Buku Lahirnya Pancasila yang harus dibaca agar mengetahui mengapa filsafat bernegara itu lahir.

Megawati mengatakan, sang ayah pernah membawakan pidato tersebut di Sidang PBB yang mendapat tepuk tangan serta dikagumi dunia.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Megawati Menunggu 56 Tahun hingga Nama Baik Bung Karno Dipulihkan Negara

57 tahun lalu

Jelang Kunjungan Megawati, Elite PDIP Temui Sejumlah Pimpinan Parpol Timor Leste

57 tahun lalu

Kepala BGN Diganti, Fraksi PDIP di DPR Minta Tata Kelola MBG Dibenahi

57 tahun lalu

Hasto PDIP: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tapi Gugatan terhadap Kolonialisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal