Budiman Sudjatmiko Ungkap Kronologi Diskusi di UGM Kisruh: Kami Datang untuk Dialog

Ari Sandita Murti
Diskusi nasional yang dihadiri Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. di Kampus UGM Yogyakarta berujung ricuh. (Foto: X)

"Ada penghakiman dan mereka diminta mengaku bersalah, tidak terjadi diskusi karena situasi tidak makin kondusif, tapi malah makin tegang sehingga Pak Nusron dan Pak Daryono memutuskan tidak bisa diteruskan, tidak lagi kondusif, memang bukan diskusi yang terjadi, padahal kami maunya diskusi, maunya berdebat, kami maunya dikritik, kami mau mendengarkan, bukan situasi chaostic dan bukan penggagalan, jadi bagi kami, ini tidak sesuai dengan apa yang menjadi target kami diundang, kami diundang untuk berdialog," katanya.

Meski mengalami insiden tersebut, Budiman menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan perbedaan pendapat. Dia menilai dialog antara pemerintah dan mahasiswa harus terus dilakukan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Budiman menambahkan peristiwa itu tidak akan menyurutkan langkah pemerintah untuk terus berdialog dengan mahasiswa di berbagai daerah selama forum tersebut berlangsung secara terbuka dan kondusif.

"Kami pemerintah tetap, dalam keadaan apa pun, harus menjelaskan dan kami harus mendengarkan. Bukan cuma kami ingin didengarkan, kami juga akan mendengarkan dan kami juga bersedia untuk dikritik," katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diskusi di UGM Berakhir Ricuh, Wamentan Sudaryono Buka Suara

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi di UGM, Tegaskan Siap Dialog dengan Siapa pun

57 tahun lalu

Digeruduk saat Diskusi di UGM, Nusron Wahid Ajak Mahasiswa ke Papua Buktikan Tudingan Gusur Lahan Warga

57 tahun lalu

Usai Diskusi Ricuh di UGM, Wamentan Sudaryono Tantang Mahasiswa Kuliti MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal