BRIN Hadirkan Teknologi Arsinum di Aceh Tamiang, Olah Air Banjir Jadi Siap Minum

Tangguh Yudha
Kepala BRIN, Arif Satria saat menjajal air bersih yang dihasilkan melalui teknologi Arsinum di lokasi banjir bandang Aceh Tamiang. (Foto: Dok. BRIN)

“Itu baru air minum. Air bersih pada alat yang sama itu sekitar 20 sampai 30 ribu liter per hari, air bersih,” ucapnya.

Dia menjelaskan, proses pengolahan dimulai dari air banjir berlumpur yang dimasukkan ke dalam sistem Arsinum, kemudian diolah menjadi air bersih. Selanjutnya, air bersih tersebut diproses kembali hingga menjadi air minum yang aman untuk dikonsumsi.

“Jadi, air kotor itu, air banjir yang berlumpur itu masukin situ, keluar air bersih. Tapi belum air minum. Dari situ olah lagi air minum, bisa diminum,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 bulan lalu

Pengungsi Banjir Bandang di Desa Genteng Pidie Jaya Krisis Air Bersih dan Tenda

7 bulan lalu

Atasi Krisis Air Bersih usai Bencana, Polri Bagikan 627 Tandon di Sumatra

7 bulan lalu

Brimob Bangun Sumur Bor dan Tandon Air Bersih Pascabanjir di Aceh Tamiang

7 bulan lalu

Prabowo Temui Pengungsi di Langkat, Pastikan Air Bersih dan Perbaikan Tanggul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal