BRIN Hadirkan Teknologi Arsinum di Aceh Tamiang, Olah Air Banjir Jadi Siap Minum

Tangguh Yudha
Kepala BRIN, Arif Satria saat menjajal air bersih yang dihasilkan melalui teknologi Arsinum di lokasi banjir bandang Aceh Tamiang. (Foto: Dok. BRIN)

Dia menyebut, keberhasilan Arsinum juga mendapat respons positif dari pemerintah daerah setempat. Inovasi ini dinilai sebagai solusi nyata hasil riset yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pemerintah daerah senang sekali, ini solusi, solusi dilakukan oleh BRIN. Itu produk yang nyata,” ujarnya.

Arif mendorong agar riset Arsinum terus dikembangkan, khususnya untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Saat ini, Arsinum mampu memproduksi sekitar 10.000 liter air minum per hari, dan ditargetkan dapat ditingkatkan hingga 20.000 liter per hari.

“Nah sekarang saya minta riset lagi agar skalanya lebih gede lagi. Jangan 10.000 liter per hari, tapi bisa nggak 20.000 liter per hari supaya skala lebih besar lagi,” tuturnya.

Selain menghasilkan air minum, Arsinum juga mampu memproduksi air bersih dalam jumlah yang lebih besar. Pada satu unit alat yang sama, kapasitas air bersih yang dihasilkan mencapai sekitar 20.000 hingga 30.000 liter per hari.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 bulan lalu

Pengungsi Banjir Bandang di Desa Genteng Pidie Jaya Krisis Air Bersih dan Tenda

7 bulan lalu

Atasi Krisis Air Bersih usai Bencana, Polri Bagikan 627 Tandon di Sumatra

7 bulan lalu

Brimob Bangun Sumur Bor dan Tandon Air Bersih Pascabanjir di Aceh Tamiang

7 bulan lalu

Prabowo Temui Pengungsi di Langkat, Pastikan Air Bersih dan Perbaikan Tanggul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal