Sejalan dengan itu, potensi produksi padi pada periode tersebut diperkirakan mencapai 17,65 juta ton GKG, meningkat 15,80 persen.
Berdasarkan potensi produksi padi tersebut, produksi beras pada Januari-Maret 2026 diperkirakan mencapai 10,16 juta ton, atau naik 15,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
BPS menegaskan, angka potensi produksi padi dapat berubah sesuai kondisi terkini hasil amatan lapangan seperti serangan hama-OPT, banjir, kekeringan, waktu realisasi panen petani, dan lain-lain.