BPJS Kesehatan soal KRIS: Dasarnya Gotong Royong, Orang Kaya Bayar Iuran Lebih Banyak

Achmad Al Fiqri
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dalam program "One On One" Sindonews TV di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024). (Foto MPI).

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, tidak ada perubahan premi BPJS Kesehatan pada tahun 2024. Sebab, besaran iuran KRIS masih dipertimbangkan.

"Iuran BPJS itu kalau mau disesuaikan, itu prosesnya panjang. Jadi kita akan pakai dasar yang iurannya ada sekarang sampai ada proses perubahan dari iuran itu sendiri dan sampai 2024 kita tidak ada rencana untuk mengubah iuran premi BPJS," kata Budi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2024).

Budi mengaku masih mempertimbangkan batas iuran sistem pelayanan KRIS. Namun, penetapan batas iuran KRIS akan diputus dalam waktu dekat. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lionel Richie Mendadak Dilarikan ke RS di Tengah Konser, Kondisinya Memprihatinkan!

57 tahun lalu

Dokter di Daerah Terpencil Terbatas, DPR Usul Manfaatkan AI

57 tahun lalu

Berhenti Makan Gorengan Terbukti Bikin Panjang Umur? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Komplikasi Diabetes Tak Cuma Gula Darah, Luka Kronis Jadi Ancaman Serius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal