BPJPH dan Kemenperin Teken Kerja Sama Perkuat Ekosistem Industri Halal 

Jessica Winoto
BPJPH dan Kemenperin meneken kerja sama dalam upaya memperkuat ekosistem industri halal di Indonesia. (Foto: Dok. BPJPH)

Berdasarkan laporan State of The Global Islamic Economy Report 2024–2025, Indonesia berada di peringkat ketiga ekosistem industri halal dunia setelah Malaysia dan Arab Saudi, disusul Uni Emirat Arab dan Bahrain di peringkat keempat dan kelima.

Indonesia mencatat kenaikan skor tertinggi dibanding tahun 2022, yakni naik 19,8 poin. Sementara, Malaysia yang menempati posisi pertama justru mengalami penurunan skor 28 poin.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, peningkatan tersebut tentu tak terlepas dari peran aktif BPJPH yang terus mendorong sertifikasi produk halal.

“Target nomor satu itu target besar, artinya kalau produk fashion kita bisa, kenapa yang lain tidak. Semua produk punya potensi di pasar global, dan pemerintah akan memperkuat kebijakan yang pro terhadap pengembangan produk halal nasional,” kata Agus.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, konsumsi umat muslim di enam sektor ekonomi syariah telah menembus 2,43 triliun dolar AS pada 2023. Angka ini diperkirakan terus naik menjadi 3,36 triliun dolar AS pada 2028.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Ini Kata Purbaya soal Nasib Insentif Mobil Listrik di 2026

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
3 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
5 hari lalu

Menlu Sugiono Ajak Pebisnis dan Investor Slovakia Kerja Sama dengan Danantara 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal