BPIP Gandeng Komunitas Adat Sumba untuk Wujudkan Pembudayaan Pancasila

Felldy Aslya Utama
BPIP bertemu sejumlah komunitas adat Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto dok BPIP).

Menyangkut interaksi, menurutnya, pemberdayaan masyarakat seperti upacara, ritual, merupakan ruang interaksi sebenarnya. “Kenapa kita ada upacara macam-macama? Di negara-negara liberal itu sudah kurang sekali. Bedanya dengan kita, terlahir dari tradisi ritual. Itu ruang interaksi dan pemberdayaan. Memberikan suatu penghormatan ketika ikut,” terangnya.

Sementara itu, Budayawan Ngatawi Al Zastrouw menilai, banyak komunitas adat yang berkembang di Sumba, NTT, secara nyata justru mengamalkan dan menjalankan pembudayaan pancasila. BPIP, lanjut dia, sebagai lembaga negara yang memiliki peran untuk menanamkan, menyebarkan, dan membudayakan Pancasila, ingin menjadikan pancasila sebagai budaya bangsa Indonesia yang terus tertanam.

Guna mewujudkan itu, ada beberapa sekenario yang harus dilakukan. Pertama, BPIP harus mendengar dan melihat. Artinya, BPIP mendatangi komunitas-komunitas yang ada di daerah yang secara konsisten sudah mengamalkan budaya pancasila. Sekalipun, mereka tidak merasa bahwa apa yang sudah dilakukan sesuai dengan pancasila.

Jika ingin kembali mengamalkan ajaran Bungkarno, maka pancasila itu harus digali dari tradisi nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) yang tumbuh di daerah. Dengan bahasa lain, sumber mata air dari pancasila itu adalah local wisdom dan teradisi-tradisi yang ada di nusantara ini.

“Kita mendatangi sumber-sumber itu. Kenapa pancasila menjadi asing, karena tidak bisa mengalirkan lagi. Pancasila kan kayak danau, yang menjadi titik temu dari sumber-sumber mata air peradaban yang ada di nusantara ini. Ketika sumber-sumber mata air ini tersumbat, itu kan potensi-potensi aja,” ujarnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasto PDIP: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tapi Gugatan terhadap Kolonialisme

57 tahun lalu

Tugas Paskibraka Pusat 2025 Berakhir, Diangkat Jadi Duta Pancasila

57 tahun lalu

Prabowo Akui Transformasi Bangsa Tak Mudah, Akan Ada Perlawanan dari Pihak yang Tak Cinta Tanah Air

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jujur soal Pertumbuhan Ekonomi: Kita Harus Akui Kelemahan dan Kesulitan yang Dihadapi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal