BPIP Gandeng Komunitas Adat Sumba untuk Wujudkan Pembudayaan Pancasila

Felldy Aslya Utama
BPIP bertemu sejumlah komunitas adat Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto dok BPIP).

Selain mengunjungi dua kampung adat tersebut, Tim BPIP juga menemui sejumlah tokoh Adat Sumba, yakni Pelestari Rumah Budaya Sumba Robert Ramone dan pemilik rumah Tenun Sumba, Ignasius Hapu Karanjaya. Selain keduanya, Tim juga berkunjung ke sejumlah tokoh adat Sumba lainnya.

Direktur Pembudayaan BPIP Irene Camelyn Sinaga mengatakan, lembaganya datang ke Sumba, NTT, untuk menggali nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam budaya Sumba. Kenapa Sumba? Karena Sumba merupakan salah satu daerah yang menarik. Dimana, 50 persen lebih masyarakatnnya masih menganut dan meneruskan kepercayaan nenek moyangnya, yaitu aliran kepercayaan lokal, yaitu Marapuh.

“Tim BPIP yang terdiri dari berbagai ragam latar belakang ini akan membaca itu, kemudian akan dijadikan bahan perumusan pembudayaan pancasila secara komprehensif,” kata Irene usai mengunjungi kampung adat di Sumba, NTT, Minggu (22/11).

Menurutnya, kepercayaan lokal Marapuh ini cerdas karena mengikat komunitasnya dengan regulasi atau sitem untuk pelestarian. Artinya, ketika salah satu panganut kepercayaan lokal ini melahirkan anak, secara otomatis terikat warisan tanah dan adat. Bertolak belakang dengan kepercayaan agama lain, dimana kelahiran anak tidak melahirkan warisan sebagaimana kepercayaan Marapuh.

Irene juga menyoroti soal pendidikan masyarakat penganut kepercayaan marapuh. Menurutnya, ajaran kepercayaan Marapuh bukan formalisme di sekolah, tapi pengajaran terus menerus dan bertahap. Hal tersebut merupakan cara internalisasi mereka dalam mendidik dan mewarisi budaya adatnya kepada anak-anaknya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
23 hari lalu

Ini Makna Logo HUT ke-81 RI, Terinspirasi dari Budaya dan Nilai Pancasila

1 bulan lalu

BPIP Ajukan Anggaran Khusus Rp343 Miliar, Ingin Bangun Pusdiklat Seluas 7 Hektare

1 bulan lalu

BPIP Ajukan Tambahan Anggaran 2027 Rp370 Miliar, Buat Sosialisasi Pancasila hingga Diklat

2 bulan lalu

Hasto PDIP: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tapi Gugatan terhadap Kolonialisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal