Padahal, untuk barang kategori mewah, negara membebankan bea masuk 100 persen dari harga barang. Ini artinya, penerimaan negara melalui pajak juga bisa bertambah.
Anehnya lagi, setelah praktik ini dibongkar, mobil klasik itu disebut tidak bertuan. Padahal menurutnya data menunjukkan dengan lengkap siapa pihak selaku importir mobil itu.
Alhasil, mobil klasik Mercy itu kemudian dilelang. Mercy itu pun terjual kepada politikus di Indonesia.
"Penyelundupan bea cukai. Artinya anggap saja orang nakal nyelundup, anggap saja bea cukai nggak tahu. Ini rasanya 90 persen enggak mungkin (bea cukai enggak tahu)," tutur dia.
Oleh karena itu, ia meminta Purbaya untuk memperhatikan hal tersebut. Boyamin meminta agar Purbaya tak hanya galak oleh pihak-pihak di luar pemerintah.
"Inilah tugasnya Pak Purbaya, bolehlah keluar tabrak semua, tapi ke dalam juga harus ditabrak," tandas dia.