BOR Bakal Jadi Indikator PPKM, Satgas Prediksi Sejumlah Daerah Naik Level

Binti Mufarida
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Adisasmito mengatakan pemerintah akan mempertimbangkan tingkat kepenuhan faskes menjadi indikator penentuan PPKM. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan mempertimbangkan keterisian fasilitas kesehatan atau bed occupancy rate (BOR) sebagai indikator penentuan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Indikator ini akan digunakan pada penentuan level PPKM berikutnya.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Adisasmito.

“Melihat perkembangan situasi Covid-19 yang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir, pemerintah ke depannya akan menyesuaikan indikator PPKM dengan mempertimbangkan indikator kepenuhan rawat inap di fasilitas kesehatan,” kata Wiku saat konferensi pers secara virtual, Rabu (2/2/2022).

Oleh karena itu, kata Wiku, dalam pengumuman level PPKM selanjutnya maka akan ada daerah-daerah yang mengalami kenaikan level akibat BOR yang semakin meningkat.

“Maka dari itu, dalam pengumuman PPKM selanjutnya kemungkinan akan ada perubahan level di daerah-daerah tertentu berdasarkan indikator tersebut,” ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

57 tahun lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal