"Yang perlu kita catat adalah yang kita minta ke UGM itu ada 20 jenis dokumen dan UGM tidak memberikan satu pun permintaan kita dari 20 itu," ucap dia.
Namun anehnya, kata dia, UGM justru menyerahkan ratusan dokumen kepada aparat penegak hukum dalam pengusutan kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
"Tetapi anehnya UGM menyerahkan 505 dokumen ke kepolisian. Ah, itu catatan penting," ujarnya.