BNPP Bedah 15.000 Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan

Kastolani Marzuki
Mendagri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dan Kepala BPSAmalia Adininggar Widyasanti saat peresmian program bedah rumah di kawasan perbatasan. (Foti: iNews)

Guna menjamin transparansi dan ketepatan sasaran, pemerintah menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) RI. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, kebijakan ini sepenuhnya berbasis data by name by address.

Berdasarkan data BPS, kondisi rumah di kawasan perbatasan memang memerlukan intervensi mendesak. "Kami melihat mayoritas kawasan perbatasan memiliki tingkat ketidaklayakhunian yang tinggi, bahkan ada satu kabupaten yang 85 persen rumahnya masuk kategori tidak layak huni," kata Amalia.

BNPP berharap langkah bedah rumah ini menjadi pemantik bagi kementerian lain untuk masuk ke perbatasan dengan program serupa, seperti pembangunan pasar rakyat, dermaga, hingga fasilitas pendidikan. Dengan sinergi lintas sektor, pemerintah optimistis wajah perbatasan Indonesia akan semakin sejahtera, inklusif, dan berkeadilan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Jadi 400.000 Unit Tahun Ini

Nasional
21 hari lalu

Kabar Baik, Pemerintah Bedah Rumah 5.000 Unit di NTT Tahun Ini

Megapolitan
1 bulan lalu

Pemprov Jakarta bakal Renovasi 663 Rumah Warga, Anggaran Rp55 Juta per Unit

Megapolitan
1 bulan lalu

Pramono Anung Resmikan Program Bedah Rumah, Target 663 Unit Tahun Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal