BNPB Ungkap Jawa Mulai Masuk Musim Kemarau, Waspada Kekeringan

Binti Mufarida
BNPB mengungkapkan Pulau Jawa mulai memasuki musim kemarau. Warga diimbau mewaspadai potensi kekeringan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Aam juga mengatakan intensitas hujan yang rendah di Pulau Jawa sejalan dengan kejadian bencana yang berkurang cukup signifikan. “Untuk Jawa, kita menerima satu kejadian laporan kejadian tanah longsor di Sukabumi, tapi meskipun demikian secara umum Jawa cukup kering ya, Jawa Bali Nusa Tenggara,” kata dia.

Sementara itu, Aam melaporkan tutupan awan hujan saat ini tersebar di wilayah Sumatera, Kalimantan dan Papua. Dia mengatakan awan hujan cukup berkurang di wilayah Sumatera Barat dikarenakan sedang berlangsung Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk fase tanggap darurat bencana.

“Kemudian di sini kita lihat memang untuk tutupan hujan di Sumatera, Kalimantan dan Papua ya. Nah, kita lihat mulai dari 15 Mei untuk Sumatera Barat itu cukup berkurang awan hujannya, karena kita melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca untuk mendukung tanggap darurat di Sumatera Barat banjir karena kita perlu untuk mengurangi potensi bencana susulan,” tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

BNPB: 40 Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Ciputat Tangsel

57 tahun lalu

Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tanah Bergerak di Cilacap, Jalan dan Rumah Warga Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal