BNN Curhat ke DPR Kekurangan Anggaran Intelijen dan Data Center Rp868 Miliar

Carlos Roy Fajarta
Kepala BNN, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menghadiri rapat bersama Komisi III DPR di di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2021). (Foto: MNC Portal Indonesia/Carlos Roy Fajarta)

Menurutnya BNN amat membutuhkan anggaran untuk intelijen sebagai fungsi pengawasan dan pencegahan terhadap peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika.

"Perinciannya untuk alat pendukung intelijen Rp818,75 miliar, dan penambahan data center serta pembangunan data recovery sebesar Rp50 miliar," ujar Petrus Reinhard Golose. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

AHY Ungkap Tantangan Proyek Giant Sea Wall, Perlu Kolaborasi Besar-besaran

Nasional
7 hari lalu

Prabowo Alokasikan Anggaran Rp500 Triliun untuk Perlindungan Sosial

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Soroti 1.800 Perlintasan Kereta Sebidang di Pulau Jawa, Kucurkan Rp4 Triliun untuk Perbaikan

Internasional
16 hari lalu

Nah, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Punya Banyak Amunisi untuk Perang Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal