BMKG Siaga Modifikasi Cuaca selama Lebaran, Antisipasi Hujan Ekstrem dan Karhutla

Puteranegara Batubara
Operasi modifikasi cuaca oleh BMKG dilakukan untuk mengantisipasi hujan ekstrem dan karhutla menjelang Lebaran 2026. (Foto: Ist)

BMKG menegaskan, operasi modifikasi cuaca tidak dilakukan secara terus-menerus, melainkan bersifat situasional tergantung kondisi atmosfer. Jika terdeteksi potensi hujan ekstrem, maka tindakan akan segera dilakukan.

“Ini situasional tergantung kondisi apabila berpotensi terjadi hujan ekstrem itu akan segera dilakukan modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan sekitar 20 sampai 50 persen,” ujar Faisal.

Dengan strategi ini, diharapkan dampak banjir maupun gangguan perjalanan saat arus mudik dan balik bisa diminimalisasi,

Berbeda dengan Pulau Jawa, BMKG justru melakukan modifikasi cuaca untuk menambah curah hujan di wilayah Riau. Langkah ini bertujuan mencegah dan mengendalikan potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi saat musim kering.

BMKG juga mengingatkan bahwa tahun 2026 berpotensi mengalami musim kemarau yang datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini berisiko memicu kekeringan, karhutla, hingga gangguan kesehatan masyarakat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca 17 Maret 2026, BMKG: Waspada Hujan Sangat Lebat di NTT-Sulbar!

57 tahun lalu

BMKG Prediksi Jakarta Panas Ekstrem 3 Hari ke Depan, Pramono Imbau Hal Ini

57 tahun lalu

BMKG: Indonesia Masuk Masa Pancaroba saat Periode Libur Lebaran 2026

57 tahun lalu

Waspada! BMKG Prediksi Banjir Rob selama Libur Lebaran hingga 27 Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal