BMKG Catat 544 Gempa Susulan Guncang Bitung Sulut usai M7,6: Tren Mulai Menurun

Binti Mufarida
Ilustrasi terjadi 544 gempa susulan di Bitung Sulut. (Foto: Ist)

"Ini dari subduksi Laut Maluku terhadap di wilayah Sulawesi Utara. Jadi subduksi Laut Maluku yang menghujam ke wilayah Sulawesi Utara dan episenter ada di Punggungan Mayu. Dan kemudian cukup dangkal, dan ini kategori sesar naik,” sambung dia.

Rahmat menambahkan bahwa mekanisme sumber gempa berupa sesar naik (thrust fault), yang dikenal memiliki potensi lebih besar dalam memicu tsunami dibandingkan dengan sesar mendatar.

“Makanya, kami segera mengeluarkan warning karena sesar naik itu potensi menimbulkan tsunaminya sangat tinggi dibandingkan dengan yang mekanisme mendatar ya. Jadi, dan kami sudah segera merilis peringatan dini tsunami di beberapa wilayah terdampak,” jelasnya.

Sementara, berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut Tide Gauge tsunami akibat gempa ini terdeteksi di Halmahera Barat pada pukul 06:08 WIB dengan ketinggian 0,30 m, Bitung pada pukul 06:15 WIB dengan ketinggian 0.20 m, Sidangoli pada pukul 06:16 WIB dengan ketinggian 0,35 m, Minahasa Utara pada pukul 06:18 WIB dengan ketinggian 0,75 m, Belang pada pukul 06:36 WIB dengan ketinggian 0,68 m.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek hingga 22 Mei

Nasional
3 hari lalu

Gempa Terkini M4,6 Guncang Sukabumi, Kedalaman 25 Km

Nasional
3 hari lalu

Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Nasional
4 hari lalu

BMKG Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, Cuaca Ekstrem Mengintai Aceh Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal