"Jangan-jangan ini buku, ada dua kemungkinan, satu ditulis pakai ChatGPT atau program-program lain, atau kedua, jangan-jangan ditulisnya sudah lama, tinggal rilis doang," katanya.
Mikhael pun mempertanyakan kenapa Rismon ingin menyelesaikan buku tersebut secepat-cepatnya, bahkan lebih dulu dari tulisannya Roy dan Tifa. Hal itu menimbulkan kecurigaan bahwa Rismon adalah 'kuda troya' penyusup di kubu Roy Suryo.
"Ya karena pengen dicepetin, pengen duluan, pengen duluan ke Pak Jokowi mungkin, pengen duluan ke Mas Gibran mungkin, itu juga salah satu kecurigaan saya," kata Mikhael.
"Jangan-jangan memang dia ujungnya ingin begitu, sudah disiapkan dari dulu-dulu. Mungkin (Rismon kuda troya)," imbuhnya.