Bivitri Tegaskan Film Dirty Vote Tak Bertujuan Bikin Orang Lompat Pilihan atau Golput

Muhammad Refi Sandi
Ahli hukum tata negara, Bivitri Susanti (tangkapan layar)

Menurut Bivitri, film yang melibatkan dirinya bersama Feri Amsari dan Zainal Arifin Mochtar itu memperlihatkan kekuasaan yang luar biasa dari seorang kepala negara. Menurutnya, kekuasaan yang disalahgunakan berdampak sekali pada demokrasi di Indonesia.

"Ternyata bisa terlihat bagaimana kekuasaan luar biasa dari seorang kepala pemerintahan dan kepala negara di sebuah negara presidential itu begitu disalahgunakan itu luar biasa sekali impactnya pada demokrasi Indonesia, sampai pengadilan sekelas Mahkamah Konstitusi (MK) pun bisa dibusukkan dari dalam dengan kekuasaan itu. Itu yang sebenarnya yang ingin kami ceritakan," ucapnya.

Bivitri menyebut, terlalu receh jika film hanya mengurus atau mengubah pilihan orang dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. Pihaknya lebih mementingkan demokrasi di Tanah Air.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
1 tahun lalu

Angka Golput di Pilkada Jakarta Dikabarkan Tinggi, Ini Kata KPU DKI

Talkshow
1 tahun lalu

Saksikan Rakyat Bersuara Malam Ini: Prabowo Dilantik, Jokowi Pulang Mudik

Nasional
1 tahun lalu

Tim Pemenangan RK-Suswono Minta Masyarakat Counter Wacana Golput di Pilkada

Megapolitan
1 tahun lalu

KPU Jakarta Cetak 8,4 Juta Surat Suara, Kepulauan Seribu Hanya 21.452 Pemilih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal