Biografi KH Zainal Mustafa, Pejuang Kemerdekaan Asal Tanah Sunda

Luthfi Fahmi Amali Umar
KH Zainal Mustafa pejuang kemerdekaan asal Sukamanah, Singaparna, Tasikmalaya. (Foto Kemensos).

Pada masa penjajahan Belanda dan Jepang, sangat sulit menyebarkan agama Islam melalui pesantren. Namun pada tahun 1927, KH Zainal Mustafa mampu mendirikan pesantren Sukamanah dan mengembangkannya.

Dari tahun 1927 hingga 1944 ketika KH Zainal Mustafa dikenal sebagai kiai muda pemberontak yang berani melawan kolonialisme.

Zainal Mustafa juga pernah mengadakan pertemuan rahasia untuk melawan pemerintah kolonial Hindia Belanda. Karena sikapnya tersebut, Zainal Mustafa dan beberapa pendakwah lainnya ditangkap pada tanggal 17 November 1941 oleh penguasa kolonial dengan tuduhan berusaha mengajak masyarakat untuk memberontak terhadap pemerintah Hindia Belanda.

Pendidikan KH. Zainal Mustafa

Hudaemi bersekolah di Sekolah Rakyat untuk sekolah formal pertamanya. Ia kemudian mulai belajar tentang agama dari guru agama di desanya. 

Dia juga bersekolah di berbagai pesantren, termasuk di Pondok Pesantren Gunung Pari. Hudaemi menghabiskan waktu 17 tahun berpindah dari satu pesantren ke pesantren lainnya untuk belajar agama. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Terungkap! Perjanjian Internasional Pertama Nusantara Terjadi Era Pajajaran di Tanah Sunda

2 tahun lalu

Dua Gubernur Jakarta dari Tanah Sunda, Nomor 1 Jenderal Baret Ungu Tegas Tanpa Kompromi!

2 tahun lalu

Menhub Luncurkan Buku Biografi, Luhut Kenang Momen Bersama Rampungkan Kereta Cepat hingga FIR

2 tahun lalu

Cerita Tukang Becak Jadi Pejuang Kemerdekaan hingga Bergelar Mayor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal