Biografi Cut Meutia, Pahlawan Pejuang Aceh yang Berjuang hingga Titik Darah Penghabisan

Luthfi Fahmi Amali Umar
Pahlawan nasional dari Aceh, Cut Nyak Meutia (laman kemsos.go.id)

Kelanjutan Perjuangan Setelah Kematian Suami

Setelah kematian suaminya, Cut Nyak Meutia tidak gentar. Sesuai pesan suaminya, ia melanjutkan perjuangan, kali ini bersama Pang Nagroe dan pasukan Teuku Muda Gantoe. Dalam pertempuran di Paya Cicem, Pang Nagroe gugur, tetapi Cut Nyak Meutia berhasil selamat dan melarikan diri ke dalam hutan bersama wanita-wanita pejuang lainnya.

Kematian di Medan Perang

Perjalanan perlawanan Cut Nyak Meutia tak berhenti di situ. Meskipun pasukannya kecil, mereka tetap berusaha menyerang dan merampas pos-pos kolonial sepanjang perjalanan mereka ke Gayo melewati hutan belantara. Namun, pada tanggal 24 Oktober 1910 di pertempuran sengit di Alue Kurieng, Cut Nyak Meutia gugur akibat tembakan peluru di dada dan dikepala oleh tentara Belanda saat ia menolak untuk ditangkap.

Pemikiran dan Peran dalam Perjuangan

Pemikiran Pemberani

Cut Nyak Meutia merupakan sosok pemberani yang melampaui ekspektasi perannya sebagai seorang perempuan pada zamannya. Ia tidak hanya menempuh perjalanan peperangan, tetapi juga memiliki pemikiran yang jauh dari perempuan pada umumnya.

Peran dan Semangat Juang

Dikenal sebagai pejuang yang memiliki semangat juang tinggi, Cut Nyak Meutia bertempur bersama suaminya melawan penjajah Belanda. Meskipun harus kehilangan suami, ia tetap tegar dan memimpin pasukannya dengan tekad kuat.

Penghargaan dan Warisan

Penghargaan Sebagai Pahlawan Nasional

Atas jasa-jasanya dalam memimpin perlawanan melawan penjajah, pemerintah Indonesia memberikan penghormatan dengan memberikan gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1964.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baleg DPR Tampung Usulan Dana Otsus Aceh Naik, Dibahas di Revisi UU

57 tahun lalu

Hunian Tetap untuk Korban Bencana Sumatra Dibangun Mulai Juni 2026

57 tahun lalu

Ressa Rizky Rossano Tegaskan Teuku Ryan Bukan Ayah Kandungnya

57 tahun lalu

Presiden Prabowo bakal Takbiran di Sumut, Salat Idulfitri di Aceh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal