Dia menegaskan ini merupakan kali kedua kebakaran terjadi di Big Mall dalam satu bulan terakhir. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, namun kerusakan di lantai tiga dan beberapa bagian lainnya cukup signifikan.
Pihak pengelola Big Mall Samarinda memutuskan menutup sementara seluruh aktivitas operasional. Polisi pun langsung melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
“Ini jadi catatan serius. Harus ada evaluasi total, terutama soal sistem kelistrikan dan perlindungan kebakaran,” kata Hendra.
Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi harus menggunakan alat bantu pernapasan untuk menembus ruangan dan mencari titik api.
“Awalnya titik api berasal dari tenan pakaian. Saya langsung berlari mencari bantuan ke regu lain,” kata Ahmad Kosasi, petugas keamanan yang sedang berjaga saat kebakaran.
Sebanyak 10 unit mobil pemadam dan puluhan personel Damkar Samarinda dikerahkan, dibantu relawan untuk mengatasi api yang terus membesar.