BI Ungkap Guyuran Dana Rp200 Triliun Belum Mampu Turunkan Bunga Kredit

Anggie Ariesta
Bank Indonesia sebut guyuran Rp200 triliun belum mampu turunkan bunga kredit perbankan. (Foto: ist)

“Kalau dampaknya ke suku bunga dana sudah pasti. Tapi apakah itu cukup untuk mendorong kredit? Belum. Fakta berbicara, survei membuktikan,” ucapnya.

Kesenjangan antara penurunan suku bunga acuan dan suku bunga kredit terlihat jelas dalam data sepanjang tahun 2025. 

Meskipun BI telah memangkas BI Rate sebanyak 125 basis poin, transmisi ke sektor riil melalui bunga kredit berjalan merangkak. 

Untuk suku bunga dana dengan merespons lebih cepat seiring melimpahnya likuiditas dan suku Bunga Kredit hanya turun tipis sebesar 24 basis poin, dari level 9,20 persen di awal tahun 2025 menjadi 8,96 persen pada November 2025.

Lambatnya penurunan bunga kredit ini menjadi tantangan tersendiri bagi BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, meski berbagai instrumen makroprudensial telah diaktifkan untuk memperluas ekspansi likuiditas moneter.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Prabowo Minta Bunga PNM di Bawah 9 Persen, Ini Respons Purbaya

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Siap Bantu BI Stabilkan Rupiah Lewat Bond Market

Nasional
2 hari lalu

BI Tegaskan Fundamental Makro Ekonomi Solid, Optimistis Rupiah Kembali Menguat

Nasional
2 hari lalu

BI Musnahkan 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Hasil Temuan 2017-2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal