Strategi pelonggaran di sektor digital ini berjalan beriringan di tengah langkah ketat bank sentral yang baru saja mengerek suku bunga acuan (BI-Rate) menjadi 5,25 persen demi menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.
Gubernur BI, Perry Warjiyo menambahkan bahwa realisasi perluasan jaringan QRIS dengan menggandeng kekuatan ekonomi besar seperti China merupakan salah satu tonggak pencapaian penting dalam memperkuat arsitektur sistem pembayaran di kawasan Asia.
"Pelaksanaan QRIS Antarnegara Indonesia-Tiongkok dilakukan sebagai upaya perluasan konektivitas pembayaran digital lintas negara,” jelas Perry.