BI Buka Suara soal Rupiah Nyaris Sentuh Rp17.900 per Dolar AS

Anggie Ariesta
BI merespons pelemahan rupiah yang mendekati Rp17.900 per dolar AS. (Foto: Istimewa)

"Sebagaimana disampaikan Bapak Gubernur Bank Indonesia pada kesempatan sebelumnya, Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, around the world, around the clock," ucap Denny. 

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui mengoptimalkan intervensi pasar valas melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder secara konsisten dan terukur,” imbuhnya. 

Selain mengandalkan intervensi fisik di pasar spot dan derivatif, BI juga terus memperkuat lini pertahanan lewat bauran kebijakan moneter (monetary policy mix). 

Langkah ini dieksekusi dengan mendesain struktur suku bunga instrumen moneter yang ramah pasar (pro-market) guna mencegah terjadinya fenomena hengkangnya modal asing (capital outflow) dan mempertahankan imbal hasil (yield) aset keuangan domestik agar tetap atraktif di mata investor global.

Dari sisi pengendalian permintaan, BI bergerak cepat memotong ruang gerak aktivitas spekulasi valas di tingkat hilir. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
12 jam lalu

Terungkap! Ini Alasan Secret Service hingga FBI Ikut Uji Keaslian Dolar AS Sitaan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

19 jam lalu

Mengapa Dolar Bertahan di Rp18.000?

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

3 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 444,4 Miliar Dolar AS per Mei 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal