“Ada 86 titik kamera pengawas yang kami ambil sehubungan dengan titik-titik di mana diduga para pelaku penyiraman ini berangkat dan kembalinya,” kata Iman.
Dari total 86 kamera tersebut, tujuh kamera berasal dari sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sementara itu, sebanyak 27 kamera diperoleh dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Selain itu, delapan kamera pengawas berasal dari Dinas Perhubungan. Sedangkan 44 kamera lainnya merupakan milik warga, perkantoran, serta bangunan yang berada di sekitar jalur yang diduga dilalui para pelaku.
Seluruh rekaman CCTV tersebut kemudian dianalisis secara digital oleh tim penyidik untuk menelusuri jejak para pelaku.
Dari hasil pengumpulan data, polisi menemukan sekitar 2.610 potongan video dengan total durasi mencapai 10.320 menit.
Karena jumlah rekaman yang sangat besar, proses analisis digital terhadap seluruh video tersebut membutuhkan waktu cukup lama.