Begini Cara Kemenkes Periksa Pasien Suspect Virus Korona

Riezky Maulana
Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto. (Foto: iNews.id/Riezky Maulana)

Hingga saat ini, menurut Yurianto, Kemenkes telah menerima sekitar 155 spesimen. "Ini dikirim dari 35 rumah sakit yang tersebar di 23 Provinsi di Indonesia," katanya.

Istilah suspect korona adalah istilah medis yang digunakan untuk menyatakan seorang pasien diduga mengidap korona, namun belum bisa dipastikan orang tersebut terjangkit.

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo telah mengumumkan dua orang positif terinfeksi virus korona. Mereka adalah MD (64) dan NT (31) yang merupakan ibu dan anak.

Berita terbaru, Direktur Utama (Dirut) RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan, dua pasien tersebut saat ini sudah bisa berkomunikasi dengan bagus. Bahkan, keduanya sudah tidak demam, batuk dan pilek serta sesak napas.

"Alhamdulillah, kedua pasien positif COVID-19 ini kondisinya membaik, jadi dia bisa berkomunikasi bagus, demam tidak ada lagi, tinggal batuk-batuk yang sedikit, tidak sesak napas, makan oke dan berkomunikasi bagus," katanya di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Selasa (3/3/2020).

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Health
9 jam lalu

Bedah Jantung Gratis dari KS Relief Bantu Selamatkan Nyawa Anak Indonesia, Ini Faktanya!

Nasional
12 jam lalu

BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif? Kemenkes Sarankan Datangi Faskes Terdekat

Nasional
13 jam lalu

Update! Wamenkes Pastikan Status BPJS Pasien Cuci Darah yang Viral Sudah Aktif Lagi

Nasional
1 hari lalu

Fantastis! Biaya Pengobatan Kanker Tembus Rp5,9 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal