"Dari situ kita langsung melacak lagi jadi melacak bahwa pernyataan dari tim Solo bahwa mereka tidak punya dokumen untuk dibawa ke KPU. Dari situ dibentuk, dibikinlah di Jakarta," ucapnya.
Beathor menerangkan, pencetakan ulang ijazah direncanakan dalam sebuah pertemuan antara tim Jokowi dari Solo dan kader PDIP DKI Jakarta. Dari pihak Solo, ada tiga orang, David, Anggit, dan Widodo. Sementara, kader PDIP DKI Jakarta, di antaranya Dani Iskandar, Indra, dan Yulianto.
Dia menuturkan, Widodo dan Dani Iskandar menjadi pihak yang kerap bertemu dan beberapa kali bertemu dengan Jokowi.
"Widodo ini berpasangan terus menerus dengan Dani Iskandar, sehingga mereka berapa kali bertemu dengan Jokowi. Setelah lolos dari KPUD DKI mereka membentuk tim pemenangan di Jalan Menteng 22 itu," tuturnya.
Terkait siapa orang yang mencetak ulang ijazah Jokowi di Pasar Pramuka, Beathor menyebut orang tersebut adalah Widodo, tim inti Jokowi dari Solo.