Bayi 1,5 Tahun Diajak Naik Gunung Berujung Alami Hipotermia, Dokter Marah Besar!

Muhammad Sukardi
Bayi alami hipotermia di Gunung Ungaran Semarang. (Foto: X)

Menurutnya, dalam ilmu epidemiologi risiko, kondisi ini disebut sebagai 'double vulnerability'. Anak merupakan kelompok rentan, sementara gunung adalah lingkungan ekstrem.

"Jadi risikonya berlipat. Anak sudah rentan, ditambah lingkungan yang juga berisiko," jelasnya.

Ia juga menyoroti faktor kesalahan manusia yang kerap terjadi, seperti orang tua yang melebih-lebihkan kemampuan anak, jadwal perjalanan yang terlalu panjang, hingga kurangnya asupan nutrisi selama pendakian.

"Banyak kasus bukan karena alamnya, tapi karena human error dan salah menilai risiko," tambahnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
6 jam lalu

Hipotermia pada Anak Bisa Berujung Kematian, Orang Tua Wajib Paham!

Nasional
9 jam lalu

Detik-Detik Bayi 1,5 Tahun Alami Hipotermia di Gunung Ungaran, Menangis Kedinginan Dibalut Aluminium Foil

Destinasi
9 jam lalu

Kronologi Lengkap Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran usai Diajak Orang Tua Mendaki

Nasional
10 jam lalu

Tragis! Bayi 1,5 Tahun Alami Hipotermia gegara Diajak Orang Tuanya Naik Gunung Ungaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal