Bawaslu: ASN Tidak Netral pada Pemilu karena Ada Intimidasi

irfan Maulana
Ilustrasi Pemilu (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi tidak netral dalam Pemilu karena kerap disebabkan adanya intimidasi. Intimidasi diperoleh dari berbagai pihak.

Hal itu diungkapkan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu, Herwyn JH Malonda. Menurutnya, ASN yang memiliki kewenangan dan kekuasaan sangat rentan untuk dipengaruhi dan mempengaruhi, sehingga menjadi berpihak pada salah satu pasangan calon. 

"Mereka terpaksa berpihak, sebab mengambil posisi netral dapat dianggap sebagai sebuah pembangkangan yang akibatnya bisa sangat fatal bagi posisi mereka dalam struktur birokrasi," kata dia dalam keterangannya, Kamis, (2/3/2024).

Dalam kontestasi Pilkada misalnya, banyak ASN yang dimobilisasi sebagai basis dukungan politik. Menurutnya, politisasi jenis ini cenderung disertai dengan tekanan dan intimidasi serta ancaman yang sering membuat seorang ASN tidak berani menghindarinya.

"Namun, ada juga ASN bermain yang politik praktis dengan menginisiasi dan menggalang dukungan politik," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ASN BPK usai Terjaring OTT KPK: Saya Nggak Terima Uang, Ini Nggak Adil

57 tahun lalu

555 PNS Angkatan Pertama Otorita IKN Resmi Dilantik, Ini Pesan Basuki

57 tahun lalu

Partai Perindo Minta DPR Segera Bahas RUU Pemilu Libatkan Parpol Nonparlemen

57 tahun lalu

Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw Dipecat, Terbukti Masih Berstatus ASN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal