"Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kejadian putusnya kabel transmisi diduga terjadi secara tiba-tiba akibat pengaruh faktor cuaca dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut secara teknis maupun ilmiah," ujar Nunung.
"Dugaan itu diperkuat oleh keterangan saksi yang kita temukan, masyarakat sekitar lokasi kejadian, menerangkan bahwa sesaat sebelum kejadian terjadi ledakan, baru terjadi pemadaman listrik di area sekitar tower transmisi," imbuhnya.
Dia menjelaskan dari hasil pemeriksaan awal ada sejumlah dugaan penyebab putusnya kabel transmisi tersebut mulai dari faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga, maupun faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem.
Nunung menambahkan dari barang bukti kabel yang ditemukan, kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan tidak dalam kondisi yang rapi.
"Kenapa kami pastikan ini bukan sabotase? Karena kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan ini tidak rapi, lebih bersifat atau berbentuk serabut. Jadi kalau itu sabotase pasti itu potongannya lebih rapi," tutur Nunung.