JAKARTA, iNews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) mencukupi untuk menghadapi musim kemarau. Kepastian ini berlaku untuk hampir semua pangan pokok strategis, tidak hanya beras saja.
Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyampaikan, untuk komoditas beras telah mencapai swasembada sempurna. Menurutnya, swasembada beras dapat menjadi tolok ukur dikarenakan beras merupakan porsi terbesar dalam konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia.
"Kenapa beras? Karena lebih dari 50 persen itu persentase beras kalau setiap kita makan. Tambah telur, juga sudah swasembada. Tambah daging ayam, sudah swasembada. Jagung pakan, bawang merah, dan cabai juga. Minyak goreng kita suplai dunia. Presiden kita hebat. Capaian hari ini, pangan kita aman," kata Amran.
Pernyataan mengenai tingginya konsumsi beras masyarakat tersebut selaras dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) Indonesia tahun 2025 yang secara berkala dihitung Bapanas. Skor PPH pada tahun 2025 menunjukkan konsumsi padi-padian masyarakat Indonesia berada lebih dari 50 persen.
Selanjutnya terdiri dari 12,7 persen yang merupakan konsumsi pangan hewani dan 12,4 persen minyak dan lemak. Sayur dan buah 6,8 persen, gula 4 persen, dan selebihnya kacang-kacangan, umbi-umbian, buah/biji berminyak, dan lain sebagainya.