"Negara harus hadir untuk mencegah anak-anak putus sekolah selama pandemi karena masalah ekonomi atau karena ketiadaan alat daring," kata Retno.
Pemerintah daerah, menurut Retno, diminta ikut memberikan perhatian ekstra kepada guru honorer karena banyak anak kurang mampu yang menunggak.
"Pemerintah Daerah juga wajib membantu sekolah yang anak-anaknya mayoritas dari keluarga tidak mampu, sehingga para gurunya juga tetap mendapatkan gaji meskipun para muridnya mayoritas menunggak SPP," katanya.