BANYUWANGI, iNews.id – Skema pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali disiapkan. Hal ini setelah tim gabungan mendeteksi objek bawah laut yang diduga kuat sebagai bangkai kapal tenggelam.
Pencarian melibatkan dua kapal TNI AL berteknologi tinggi, yakni KRI Fanildo 732 dan KRI Spica 934. Keduanya dilengkapi peralatan canggih seperti sonar, magnetometer dan side scan sonar untuk memetakan dasar laut secara visual.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyanto mengatakan, pihaknya menurunkan SRU (Search and Rescue Unit) bawah laut untuk menyisir titik Lokasi Kecelakaan Kapal (LKK).
“SRU underwater diturunkan untuk menyisir titik LKK dalam radius 1.000 yard dari titik awal,” ujarnya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Senin (7/7/2025).
Jika objek kapal berhasil dipastikan oleh penyelam, tim akan memasang penanda (floating mark) di lokasi untuk rencana pengangkatan.