Menariknya, industri asuransi yang dulunya identik dengan sistem pemasaran konvensional, kini mau tak mau harus beradaptasi habis-habisan dengan ekosistem digital. Arief menyoroti bahwa kehadiran teknologi kecerdasan buatan, seperti ChatGPT, membuat publik semakin gampang menguliti sejarah dan kredibilitas sebuah brand.
Bagi Arief, transparansi digital adalah pedang bermata dua. Jika layanannya buruk, netizen akan langsung tahu. Namun sebaliknya, jika perusahaan berkinerja apik, apresiasi publik akan mengalir deras dengan sendirinya.
“Artinya, tidak bisa saat ini perusahaan-perusahaan melakukan suatu aktivitas tanpa tidak diketahui oleh netizen atau calon customer,” kata Arief.
Arief meyakini predikat terbaik yang diraih MNC Life sudah sejalan dengan persepsi positif netizen di lapangan.
“Sudah menjadi suatu pengetahuan umum bagi para netizen mengetahui tentunya track record perusahaan bagi MNC Life. Dengan keberhasilannya, dengan kepercayaannya akan produk dan juga pelayanannya,” tuturnya.
“Dalam satu tahun terakhir ada 29.800 kurang lebih itu ulasan atau konten mengenai MNC Life. Dan ada 12.100 pencarian di mesin pencari. Dan ada kurang lebih 43.000 kunjungan di website MNC Life berdasarkan hasil perhitungan kami,” kata Arief.