Balita di Sukabumi Meninggal dengan Tubuh Dipenuhi Cacing, DPR: Pemda Sangat Lalai!

Achmad Al Fiqri
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang menyoroti kasus tewasnya balita dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing dan menilai pemda lalai. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang menyoroti kasus balita dari Desa Cihanaga, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bernama Raya yang meninggal dunia setelah tubuhnya dipenuhi cacing gelang. Menurutnya, pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat lalai karena Raya tutup usia dengan kondisi tersebut.

Marwan berkata, Raya dan keluarganya termasuk Desil I Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Namun, Raya tak mendapat pertolongan dari pemda sekitar.

"Itu kan sudah masuk Desil 1 DTSEN-nya itu seperti itu. Jadi kalau kita abai terhadap itu bisa saja ketidakmampuan pemda atau abai karena apa gitu. Jadi itu sungguh sangat menyedihkan, apalagi terkait anak," kata Marwan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2025).

Ia menilai, perlu ada penindakan atas lalainya pemda dan masyarakat ini. Apalagi, kata Marwan, negara telah mencanangkan dan menganggarkan sejumlah program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), hingga pembagian paket sembako.

"Nah karena itu kita minta pihak-pihak untuk segera melakukan, kalau diperlu penindakan ya penindakan," ucap Marwan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Nasional
18 jam lalu

Istana Pastikan Pemilihan Calon Pimpinan OJK Lewat Pansel, Belum Ada Nama yang Disiapkan

Nasional
19 jam lalu

Paripurna DPR Sahkan 8 Anggota Baznas 2025-2030, Berikut Daftarnya

Nasional
19 jam lalu

11 Juta Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, DPR Nilai Berpotensi Langgar HAM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal