JAKARTA, iNews.id - Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto tidak mau mencampuri proses hukum kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah.
Sikap ini disampaikan Deputi 3 Bakom RI, Kurnia Ramadhana dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Eks Jampidsus Tersangka, Tabir Besar Terungkap?' di iNews, Selasa (14/7/2026).
"Yang bisa ditegaskan oleh pemerintah, Presiden tidak mau dan tidak boleh campur tangan terhadap proses hukum," kata Kurnia.
Namun, dia menegaskan Prabowo mendukung pemberantasan korupsi. Presiden ingin obor pemberantasan korupsi tidak mati dan tidak akan pernah mati terhadap kasus mana pun.
"Semangat dari Presiden Prabowo Subianto saya rasa sudah sangat tegas dalam dokumen janji politik Pak Prabowo sebelum menjabat sebagai Presiden, ditegaskan keberpihakan soal pemberantasan korupsi," ujarnya.