BAIS TNI Bantah Ada Perintah di Balik Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Ari Sandita Murti
Saksi dari BAIS TNI membantah adanya peritah dalam kasus penyiraman air keras ke Andrie Yunus.

"Bagian operasi itu ada bagian yang membidangi itu direktorat H, bagian operasi," beber saksi.

"Halong? H itu bagian apa? Jadi, satgas-satgas itu di Direktorat H?" tanya hakim lagi.

"Iya. Tidak ada hubungannya dengan Denma. Operasi. Iya," jawab saksi.

Hakim pun bingung, para terdakwa berada di satuan Denma yang mengurusi pangkalan, bukan Direktorat H sehingga mempertanyakan mengapa sampai para terdakwa melakukan perbuatan tersebut. Alwi pun mengaku bingung mengapa sampai para terdakwa melakukan perbuatan tersebut yang memang tidak ada hubungannya dengan kegiatan kinerja rutinitas sehari-hari.

"Karena di dakwaan kemarin, mereka sempat kumpul-kumpul dulu. Sebelum empat ini, dua dulu, hanya ngobrol-obrol biasa. Setelah itu kumpul-kumpul. Mereka tiga perwira dan satu bintara. Ada kapten lagi, senior kan. Enggak nyambung judulnya kan. Tidak kenal dengan AY, terus mereka di Denma, tidak ada hubungannya dengan tupok dia. Ngambil langkah yang seperti itu ljp," tanya hakim.

"Siap. Dilakukan atas inisiatif sendiri, dilakukan karena mungkin ada rasa kesal sesuai pengakuan ke kami," jelas saksi."Ya nggak tahu makanya kami tanya ke saudara," timpal hakim lagi."Siap. Sependalaman kami yang terdakwa ini melakukan karena sakit hati melihat tindakan AY itu, selalu menyudutkan TNI," kata saksi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Buletin
1 hari lalu

Anggota BAIS Beber Alasan Siram Andrie Yunus dengan Air Keras: Arogan dan Overacting

Nasional
1 hari lalu

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Memohon Tetap di TNI, Berharap Bisa Bertugas Lagi

Nasional
1 hari lalu

4 Oknum TNI Pelaku Kasus Air Keras Ingin Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

Nasional
2 hari lalu

Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ngaku Panik dan Takut Ketahuan usai Kasusnya Viral

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal