Bahlil Ungkap RI Butuh 6,2 Juta Tenaga Kerja di Sektor Energi hingga 2030 

Tangguh Yudha
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia membutuhkan sekitar 6,2 juta tenaga kerja langsung di sektor energi hingga tahun 2030. (Foto: Istimewa)

"Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa lapangan pekerjaan tidak ada, saya pikir harus kita menjadi introspeksi kolektif. Dan jangan kufur nikmat gitu. Tapi bagaimana kita mendekatkan kualitas diri kita untuk melakukan penyesuaian," katanya.

Bahlil pun mengajak generasi muda, untuk mulai mempertimbangkan jurusan di bidang energi pada tingkat perguruan tinggi. Dia menyebut, dunia kerja, terutama di sektor energi saat ini menuntut keahlian dan profesionalisme, tidak cukup hanya bermodalkan kemampuan berpidato atau menjadi aktivis seperti zaman dahulu.

"Kalau dulu cukup kita jadi aktivis, bisa pidato, bisa olah-olah dapat pekerjaan. Kalau sekarang nggak bisa. Dunia sudah berubah. Sudah harus profesional. Kalau generasi saya itu generasi olah-olah. Sekarang sudah nggak bisa," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
10 bulan lalu

Bahlil Ajak Generasi Muda Kuliah Jurusan Energi, Sebut Ada Ribuan Lapangan Kerja

Nasional
4 jam lalu

Bahlil soal Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi: Masih Dikaji

Nasional
10 jam lalu

Cerita Bahlil soal Cadangan LPG Sempat Masuk Fase Kritis: Sekarang Bisa Tidur Nyenyak

Nasional
11 jam lalu

Bahlil Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Ikut Kerek PNBP, Ini Penjelasannya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal