Bahlil memastikan ketersediaan stok BBM maupun LPG dengan permintaan yang cenderung meningkat saat periode Lebaran optimal. Bahkan, ketersediaan stok energi di dalam negeri diperkirakan mampu sampai 21 hari ke depan.
Dia mengakui, dampak konflik yang terjadi antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran berdampak pada harga dan pasokan yang terhambat.
"Memang sejak dahulu, sudah sejak lama, bahwa kemampuan storage kita, daya tampung BBM kita, ini tidak lebih dari 21 hari sampai 25 hari. Itu kemampuan kita," tutur Bahlil.