Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Menag: Semoga Tak Ada Perdebatan

Felldy Aslya Utama
Menag Nasaruddin Umar mengajak masyarakat bersatu meski ada potensi perbedaan awal Ramadan. (foto: Binti Mufarida)

“Saya berharap tidak ada perdebatan di masyarakat. Marilah kita hidup rukun di tengah perbedaan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perkembangan gagasan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang mulai didorong di sejumlah negara dan forum internasional seperti OKI, yang menggunakan pendekatan visibilitas global. Namun untuk saat ini, Indonesia tetap berpegang pada kriteria yang disepakati bersama MABIMS sebagai dasar penetapan resmi pemerintah.

Dengan pendekatan ilmiah, musyawarah, dan semangat kebersamaan, pemerintah berharap penetapan awal Ramadan 1447 H dapat diterima dengan bijak oleh seluruh elemen masyarakat.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Beda Awal Puasa Ramadan, Haedar Nashir: Itu Ruang Ijtihad, Tak Perlu Saling Menyalahkan

Nasional
3 jam lalu

Kemenag: Secara Hisab 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

Nasional
4 jam lalu

Awal Ramadan Berpotensi 19 Februari 2026, Menag: Hilal Masih Minus 2 Derajat

Nasional
4 jam lalu

Pemerintah Gelar Sidang Isbat untuk Tentukan Awal Ramadan, Ini Dasar Hukumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal