Awal Mula Kasus Penyekapan Sadis YTR Terbongkar, Korban Ditelantarkan Taufik Hidayat di IGD

Jonathan Simanjuntak
Kasus penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan Taufik Hidayat terungkap setelah korban berinisial YTR dibawa ke rumah sakit dan ditinggalkan. (Foto: iNews)

Setibanya di rumah sakit, korban langsung menjalani pemeriksaan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun saat proses pemeriksaan berlangsung, Taufik justru meninggalkan lokasi.

"Terlihat di tayangan CCTV, tersangka meninggalkan korban dan pergi keluar," tutur Rudi.

Melihat kondisi korban yang memprihatinkan, pihak RSHS kemudian menghubungi Direktorat PPA Polda Jawa Barat. Dari laporan tersebut, penyidik mulai menelusuri kasus yang akhirnya mengungkap dugaan kekerasan yang dialami korban.

"Jadi terima kasih Hasan Sadikin menghubungi UPTD Direktorat PPA Polda Jabar. Akhirnya kita datang ke rumah sakit Hasan Sadikin, inilah awalnya terungkapnya peristiwa yang memilukan, proses selanjutnya pembuatan laporan polisi," lanjut dia.

Rudi menjelaskan dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap korban telah berlangsung sejak 2024, saat keduanya mulai menjalin hubungan. Perbuatan tersebut diduga terjadi di empat lokasi berbeda yang menjadi tempat tinggal keduanya hingga 2026.

Korban mengalami berbagai bentuk kekerasan, mulai dari hantaman benda tumpul, benda tajam, hingga disundut rokok.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KSP Dudung Sebut Perbuatan Taufik Hidayat di luar batas kemanusiaan, Layak Dihukum Berat

57 tahun lalu

Terungkap! Jejak Kebengisan Taufik Hidayat, Siksa YTR dengan Rokok hingga Helm

57 tahun lalu

Warga Ungkap Sosok Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan Sadis di Bandung

57 tahun lalu

Korban Penyekapan Buta gegara Ulah Taufik Hidayat, Keluarga Tuntut Mata Dibalas Mata

57 tahun lalu

Pengakuan Pilu YTR Korban Penyiksaan Taufik Hidayat: Ya Allah, Aku Ingin Pulang dalam Keadaan Apa pun Juga!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal