Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni, Purbaya: Bank Himbara akan Punya Dolar Banyak

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Bank Himbara akan memiliki banyak dolar usai penerapan aturan baru DHE SDA per 1 Juni. (Foto: Dok. Kemenkeu)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai implementasi aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang berlaku mulai 1 Juni 2026 akan menjadi katalis positif bagi perbankan nasional. Menurutnya, bank-bank Himbara akan memiliki cadangan dolar AS yang besar seiring kewajiban eksportir menempatkan devisa hasil ekspor di rekening khusus dalam negeri.

"Dia akan punya dolar banyak, punya cash banyak. Kalau di financial market kadang-kadang ada istilah cash is king," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers di Gedung Danantara, Minggu (31/5/2026).

Melihat potensi ini, Purbaya bahkan mengaku heran lantaran sentimen positif ini belum sepenuhnya direspons oleh pergerakan harga saham bank-bank BUMN tersebut di pasar modal.

"Saya nggak ngerti kenapa bank-bank Himbara belum naik sahamnya sekarang," katanya.

Purbaya menguraikan bahwa penumpukan dana hasil ekspor di perbankan nasional ini akan memperlebar ruang bagi perbankan untuk menyalurkan kredit atau pembiayaan ke sektor-sektor produktif. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Secret Service hingga FBI Ikut Uji Keaslian Dolar AS Sitaan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

4 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 444,4 Miliar Dolar AS, Purbaya Sebut Masih Aman

4 hari lalu

Kopdes Merah Putih Dapat Pinjaman Rp3 Miliar, Purbaya Yakin Minim Risiko Gagal Bayar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal