JAKARTA, iNews.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengoperasikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) sebagai salah satu solusi untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta. Ruas tol yang saat ini difungsikan secara sementara itu dinilai efektif mendistribusikan lalu lintas dari arah Bandung dan sekitarnya.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, pemanfaatan Japek II Selatan menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban kendaraan di ruas utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek, khususnya di titik rawan kepadatan seperti KM 66.
"Pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta dapat memanfaatkan Japek II Selatan yang telah dibuka secara fungsional. Ruas ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus lalu lintas sehingga mengurangi kepadatan di jalur utama," kata Rivan dalam dalam keterangannya dikutip, Sabtu (28/3/2026).
Hingga saat ini, arus balik ke wilayah Jabotabek telah mencapai 2,36 juta kendaraan atau sekitar 69,45 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan. Meski demikian, potensi lonjakan kendaraan masih diperkirakan terjadi pada akhir pekan, Sabtu-Minggu, 28-29 Maret 2026.
Dengan kondisi tersebut, kehadiran Japek II Selatan menjadi penting sebagai jalur alternatif untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi memicu kemacetan di ruas utama.