JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu, Andi Azwan menegaskan, tidak ada laporan yang dilayangkan ke Polda Metro Jaya terkait surat kematian Ahli Forensik Digital, Rismon Sianipar. Menurutnya, laporan yang disampaikan terkait dugaan ijazah palsu Rismon.
Hal ini disampaikan Andi dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Eksklusif! Rismon-Roy Adu Bukti Ijazah' yang disiarkan di iNews, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, jika ada dokumen surat kematian Rismon hal tersebut merupakan pengembangan yang dilakukan penyidik atas laporan dugaan ijazah palsu.
"Kita melaporkan, tidak masuk ke taraf adalah surat kematian itu. Mungkin itu adalah pengembangan darinya," kata Andi.
Sebagai informasi, Rismon Sianipar secara resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dugaan kepemilikan ijazah palsu dari Universitas Yamaguchi, Jepang. Laporan itu dilayangkan oleh Ketua Harian YouTuber Nusantara, Taufik Bilfaqih.